CATATAN KEPALA YANG MENOLAK MATI

Blog pribadi tempat aku bertarung dengan pikiranku sendiri

Kenapa Kita Terus Berpura-pura Normal?

Ditulis: 2025

Dunia mendorong kita untuk tampil utuh, padahal kepala kita retak oleh kebisingan. Kita dipaksa tersenyum, seakan hidup ini katalog IKEA: rapi, teratur, dan penuh instruksi yang katanya mudah. Tapi manusia bukan lemari yang bisa dipasang dalam 20 menit. Kita lebih mirip puing runtuhan: berserakan, tak simetris, dan kadang harus diinjak dulu baru sadar bentuknya.

Aku menulis ini bukan untuk terlihat cerdas, tapi untuk memastikan bahwa aku masih waras. Di tengah banjir konten motivasi yang isinya nihil, menulis adalah tindakan defensif: perlawanan dari jiwa yang menolak dijadikan algoritma.

Apa Arti Hidup Jika Semua Akan Mati?

Ditulis: 2025

Pertanyaan paling sederhana dan paling mengganggu yang manusia pernah temukan. Para filsuf abad-abad lalu berperang dengan kalimat panjang. Agama menjawab dengan janji. Sains menjawab dengan statistik. Kapitalisme menjawab dengan diskon akhir tahun.

Tapi manusia, di ruang tidurnya yang sunyi, tetap tak bisa menipu diri sendiri: hidup ini rapuh. Dan justru karena itu, setiap keputusan kecil — membaca, mencintai, marah, menulis, diam — menjadi saksi bahwa kita menolak hilang tanpa jejak.